Kamis, 07 Mei 2015

TUGAS TEORI ORGANISASI UMUM 2

1.Apa yang dimaksud dengan teori prilaku konsumen? jelaskan!
    jawab :
Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang/ organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk atau jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya. Perilaku konsumen akan diperlihatkan dalam beberapa tahap yaitu tahap sebelum pembelian, pembelian, dan setelah pembelian. Pada tahap sebelum pembelian konsumen akan melakukan pencarian informasi yang terkait produk dan jasa. Pada tahap pembelian, konsumen akan melakukan pembelian produk, dan pada tahap setelah pembelian, konsumen melakukan konsumsi (penggunaan produk), evaluasi kinerja produk, dan akhirnya membuang produk setelah digunakan.Atau  kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut. Konsumen dapat merupakan seorang individu ataupun organisasi, mereka memiliki peran yang berbeda dalam perilaku konsumsi, mereka mungkin berperan sebagai initiator, influencer, buyer, payer atau user.Dalam upaya untuk lebih memahami konsumennya sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, perusahaan dapat menggolongkan konsumennya ke dalam kelompok yang memiliki kemiripan tertentu, yaitu pengelompokan menurut geografi, demografi, psikografi, dan perilaku.

2.Apa yang dimaksud dengan teori produsen/prilaku produsen?jelaskan!
    jawab: 
prilaku produsen:
Dalam proses produksi, faktor produksi memiliki hubungan yang sangat erat dengan produk yang dihasilkan. Produk sebagai output (keluaran) dari proses produksi sangat bergantung pada faktor produksi sebagai input (masukan). Semakin besar jumlah faktor produksi (input) yang masuk dalam proses produksi, semakin besar pula jumlah produk (output) yang dihasilkan.

teori prudusen: Yang dimaksud dengan teori produksi adalah teori yang menjelaskan hubungan antara tingkat produksi dengan jumlah faktor-faktor produksi dan hasil penjualan outputnya.
Fungsi produksi adalah suatu fungsi atau persamaan yang menunjukkan hubungan fisik atau teknis antara jumlah faktor-faktor produksi yang dipergunakan dengan jumlah produk yang dihasilkan per satuan waktu, tanpa memperhatikan harga-harga, baik harga faktor-faktor produksi maupun harga produk. Secara matematis fungsi produksi tersebut dapat dinyatakan:
"Y = f (X1, X2, X3, ……….., Xn)"

dimana Y = tingkat produksi (output) yang dihasilkan dan X1, X2, X3, ……, Xn adalah berbagai faktor produksi (input) yang digunakan. Fungsi ini masih bersifat umum, hanya biasa menjelaskan bahwa produk yang dihasilkan tergantung dari faktor-faktor produksi yang dipergunakan, tetapi belum bias memberikan penjelasan kuantitatif mengenai hubungan antara produk dan faktor-faktor produksi tersebut. Untuk dapat memberikan penjelasan kuantitatif, fungsi produksi tersebut harus dinyatakan dalam bentuknya yang spesifik.

3.Apa yang dimaksud biaya produksi?jelaskan&berikan penjelasan tentang jenis/macam biaya produksi!
jawab:
 berikut adalah beberapa definisi biaya produksi:
1.Biaya produksi yakni biaya-biaya yang berhubungan langsung dengan produksi dari suatu produk dan akan dipertemukan (dimatchkan) dengan penghasilan (revenue) di periode mana produk itu di jual (Abdul Halim, 1988:5).

2. Biaya produksi merupakan biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual (Mulyadi, 1995:14).

3.Biaya produksi merupakan biaya-biaya yang berhubungan dengan produksi suatu item, yaitu jumlah dari bahan langsung, upah langsung dan biaya overhead pabrik (Amin Widjaya Tunggal, 1993:1)

 Penggolongan jenis-jenis biaya produksi dapat dikelompokkan menjadi sebagai berikut.

(a) Biaya tetap/fixed cost (FC), adalah biaya yang dalam periode waktu tertentu jumlahnya tetap, tidak bergantung pada jumlah produk yang dihasilkan. Contohnya, penyusutan peralatan, sewa gedung atau penyusutan gedung, pajak perusahaan, dan biaya administrasi.
(b) Biaya variabel/variable cost (VC), yaitu biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan jumlah produk yang dihasilkan. Dalam hal ini, semakin banyak jumlah produk yang dihasilkan, semakin besar pula jumlah biaya variabelnya. Contohnya, biaya bahan baku dan upah tenaga kerja yang dibayar berdasarkan jumlah produk yang dihasilkannya.
(c) Biaya total/total cost (TC) adalah jumlah seluruh biaya tetap dan biaya variabel yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk menghasilkan sejumlah produk dalam suatu periode tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut biaya total dapat dirumuskan sebagai berikut.

TC = FC + VC

TC = biaya total (total cost)
FC = biaya tetap (fixed cost)
VC = biaya variabel (variable cost)

REFERENSI:



Selasa, 31 Maret 2015

pengembangan diri teori organisasi umum 2

1.     SISTEM EKONOMI YANG ADA DI DUNIA

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.

A.    SISTEM EKONOMI LIBERAL(KAPITALIS)

System ekonomi liberal adalah system perekonomian yang menghendaki kebebasan dalam sendi ekonomi.

Ciri – ciri system perekonomian LIBERAL (KAPITALIS) :
A.    Setiap individu bebas memilih pekerjaan.
B.     setiap individu bebas memiliki alat alat produksi
C.     setiap individu bebas mengadakan persaingan 

Kelemahan Sistem Ekonomi Liberal :

a.     Tidak ada kekuatan yang dapat melindungi hak kepemilikan .
b.     Orang yang tidak mempunyai sumber daya yang dijual akan
Beberapa produsen akan berusaha memonopoli pasar dengan cara mengurangi persaingan

B.    SISTEM EKONOMI SOSIALIS (ETATISME)

Sistem ekonomi yang segala bentuk kegiatan ekonomi dikuasai,dikelola, dan di kendalikan oleh Pemerintah Pusat . Negara penganut  RRC,  POLANDIA, RUMANIA, dll.

       Ciri  –   Ciri      sistem  perekonomian   Sosialis.
A.    Perekonomian diatur dan dikuasai oleh pemerintah.
B.     Produksi disesuaikan dengan dan daya beli masyarakat.
C.     Negara memiliki monopoli dalam hal yang menyangkut orang banyak.

Kelemahan Sistem Ekonomi ETATISME(SOSIALIS) :

a.     Pengelolaan perekonomian merupakan suatu hal yang rumit.
b.     Tidak ada individu yang memiliki sumber daya.
c.      Tiap tiap individu mempunyai kebebasan yang relative terbatas dalam membuat

C.     SISTEM EKONOMI CAMPURAN

Sistem ekonomi yang memadukan antara system perekonomian LIBERAL dengan KAPITALIS.

·           Ciri – ciri sistem perekonomian CAMPURAN :
a.  pemerintah ikut aktif dalam kegiatan ekonomi
b.Hak milik swasta atas alat prodokswi diakui asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentingan umum,
Pemerintah mengadakan pengawasan dan bimbingan serta bantuan kepada swasta.

·        Perekonomian terencana
    Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, lanjutnya, kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara; Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh. Uni Soviet dan banyak negara Eropa Timur lainnya menggunakan sistem ekonomi ini hingga akhir abad ke-20. Namun saat ini, hanya Kuba, Korea Utara, Vietnam, dan RRC yang menggunakan sistem ini.

·        Perekonomian pasar
Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.

·        Perekonomian pasar campuran
Perekonomian pasar campuran atau mixed market economies adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negara Blok Timur yang telah melakukan privatisasi—pengubahan status perusahaaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.

2.     APA NAMA SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA

Indonesia saat ini menganut sistem perekonomian Reformasi Sistem Borkrasi dibawah pimpinan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Selama masa kampanye Jokowi menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7% untuk itu diperlukan pembangunan infrastruktur yang massif yang ditunjang oleh penguatan sumber daya manusia untuk mencapai impian itu .
Proses reformasi birokrasi tidak akan pernah berhenti hal ini karena akan selalu ada perubahan dan dinaminasi dalam pengelolaan negara, serta kompleksitas masalah yang terus berkembang dengan demikian reformasi birokrasi merupakan program berkelanjutan yang harus dicanangkan dalam jangka waktu yang panjang.

History Perekonomian Indonesia

A.     PEMERINTAHAN IR.SOEKARNO (ORDE LAMA)

Dalam bidang ekonomi , Indonesia telah mengalami perubahan dalam berbagai fase yang menjadi sejarah perjalanan perekonomian Indonesia. Pembahasan dimulai pada masa

orde lama kebijakan pada pemerintahan era Ir Soekarno diantaranya:
- Program Banten (1950 – 1951)
- Program Urgensi Perekonomian (1952-1954)
- Program Repelita I (1955 – 1960)
- Program Repelita II (1960 – 1965) 

B.    PEMERINTAHAN SOEHARTO (ORDE BARU)

Pada masa Orde Baru perekonomian Indonesia mengalami peningkatan subsidi dan hutang  secara drastis,  sementara itu belanja untuk pembangunan dikurangi sehingga terjadinya inflasi. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi pada masa itu belum terealisasikan dengan baik.

C.    PEMERINTAHAN TRANSISI (era Presiden B.J. Habibie)

Krisis ekonomi mempunyai dampak yang sangat memprihatinkan terhadap peningkatan pengangguran, baik di perkotaan maupun di pedesaan, daya beli masyarakat menurun, pendidikan dan kesehatan merosot serta jumlah penduduk miskin bertambah oleh karena itu muncul kebijakan Jaring Pengaman Sosial (social safety net). Yang menyebabkan suatu prestasi yang mengagumkan yakni nilai tukar rupiah dari 16.000 menjadi 6.000 rupiah.

D.     PEREKONOMIAN REFORMASI (era Presiden K.H. Abdurrahman Wahid)

Terjadi banyak keanehan dan tidak terdapat kebijakan perekonomian.Pada masa Gus Dur, rating kredit Indonesia mengalami fluktuasi, dari peringkat CCC turun menjadi DDD lalu naik kembali ke CCC. Salah satu penyebab utamanya adalah imbas dari krisis moneter pada 1998 yang masih terbawa hingga pemerintahannya.

E.    PEREKONOMIAN GOTONG ROYONG (era Presiden Ibu Megawati Soekarnoputri)

Kebijakan Privatisasi secara teoritis, bagi penganut neoliberal, privatisasi dimaksudkan sebagai jalan untuk mengatasi masalah kekurangan financial, untuk membuat pelayanan menjadi lebih efisien, serta mengindari distorsi pada makro dan mikro ekonomi akibat pelayanan public gratis (Carlos Vilas). Pada kenyataannya, privatisasi telah mengarah para pengguna jasa untuk membeli dengan harga yang lebih mahal, karena perusahaan yang terprivatisasi kini menggunakan kriteria bisnis dan mencari keuntungan (profit).

F. PEREKONOMIAN INDONESIA BERSATU JILID I (era SBY- JK)

Muncul beberapa program yang dijalankan oleh pemerintah seperti, Bantuan Langsung Tunai (BLT), PNPM Mandiri dan Jamkesmas.

G. PEREKONOMIAN INDONESIA BERSATU JILID II (era SBY – Boediono)

Bank Indonesia menetapkan empat kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini, yakni BI rate, nilai tukar, operasi moneter dan kebijakan makroprudensial untuk pengelolaan likuiditas, serta makroprudensial lalu lintas modal.

3.     APA DASAR HUKUM/LANDASANNYA ?
a.       UUD 1945
b.      Tap MPR
c.       Undang – Undang
d.      Peraturan pemerintah
e.       Keputusan Presiden
f.       Sk Menteri
g.      Peraturan Daerah

Landasan pokok perekonomian Indonesia adalah pasal 33 ayat 1,2,3 dan 4 UUD 1945 hasil amandemen yang berbunyi sebagai berikut :

a.perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan

b.cabang – cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara

c.bumi air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat

d.perekonomian nasional diselenggarakan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan efisiensi berkeadilan berkelanjutan berwawasan lingkungan kemandirian serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional

Selain tercantum dalam pasal 33 UUD 1945 demokrasi ekonomi tercantum dalam TAP MPR No XXII/MPRS/1966 sebagai cita – cita sosial dengan cirinya.


4.     FAKTOR-FAKTOR APA YANG MENENTUKAN PERMINTAAN TERHADAP SATU BARANG ?     
      
·        Harga barang itu sendiri
Harga barang akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang tersebut akan menurun,sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang akan meningkat.

·        Harga barang substitusi(pengganti)
Harga barang atau jasa pengganti ikut memengaruhi jumlah barang dan jasa yang dminta. Apabila harga dari barang substitusi lebih murah orang akan beralih pada barang substitusi tersebut. Akan tetapi jika harga barang subtitusi naik maka orang akan tetap menggunakan barang yang semula.

·        Harga barang komplementer(pelengkap)
Barang pelengkap juga dapat memengaruhi permintaan barang/jasa misalnya : sepeda motor, barang komplementernya bensin .apabila harga bensin naik maka kecendrungan orang untuk membeli sepeda motor menurun.

·        Jumlah pendapatan
Besar kecilnya pendapatan yang diperoleh seseorang turut menentukan besarnya permintaan akan barang dan jasa apabila pendapatan yang diperoleh tinggi maka permintaan terhadap barang dan jasa juga semakin tinggi.

·        Selera konsumen
Selera konsumen terhadap barang dan jasa dapat memengaruhi jumlah baran yang diminta .jika suatu selera konsumen terhadap barang tertentu meningkat maka permintaan barang tersebut akan meningkat pula.

·        Intensitas kebutuhan konsumen 
Intensitan kebutuhan konsumen berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta. Kebuttuhan terhadap suatu barang atau jasa yang tidak mendesak, akan menyebabkan permintaan masrakat terhadap barang dan jasa tersebut rendah, sebaliknya jika kebutuhan terhadapa barang dan jasa sangat mendesak maka permintaan masyarakat terhadap barang atau jasa tersebut meningkat.

·        Perkiraan harga dimasa depan
Apabila konsumen memperkirakan bahwa harga akan naik maka konsumen cenderung menambah jumlah barang yang dibeli karena ada kekhawatiran harga akan semakin mahal, sebaliknya apabila komsumen memperkirakan harga akan turun maka konsumen cenderung mengurangi jumlah barang yang dibeli .

·        jumlah penduduk
Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta, jika jumlah penduduk dalam suatu wilayah bertambah banyak maka barang yang diminta akan mengingkat.

BERIKUT ADALAH SOAL PILIHAN GANDA BESERTA JAWABAN :
5. Jawab : C. Sistem ekonomi campuran
Karena pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta dalam menjalankan kegiatan perekonomian
dan pemerintah melakukan pengawasan dan pengendalian dalam perekonomian.

6. Jawab : C. Perusahaan tersebut memutuskan akan memproduksi 100ribu unit komputer setiap tahun
Karena permasalahan yang ada adalah meningkatnya permintaan yang tidak diimbangi dengan intensitas kebutuhan akan komputer semakin meningkat, dengan menambah produksi komputer 100 ribu unit dengan sasaran mahasiswa maka ini merupakan salah satu penyelesaian masalah. serta dapat memberikan keuntungan tersendiri untuk perusahaan produksi. dengan menjual barang sedikit lebih mahal dari harga biasanya. karena kurangnya barang yang ada dipasaran maka konsumen akan tetap membelinya.

7. Jawab : B. Permintaan Menurun
Karena adanya penyuluhan tentang bahaya obat – obatan terlarang maka masyarakat akan berpikir dua kali untuk membelinya bahkan mungkin ada sebagian masyarakat yang menghentikan membeli obat-obatan dengan seperti itu maka permintaan menurun karena berkurangnya permintaan.

8. Jawab : B. Menggeser kurva permintan ke kiri
     Karena bertujuan agar permintaan menurun maka dengan menggeser kurva permintaan ke kiri


9. Jawab : C. Harga rokok naik,bergerak disepanjang kurva permintaan
Karena dengan memberi pajak pada produsen rokok maka harga rokok ikunaik seiring dengan jumlah permintaan yang ada.

Minggu, 04 Januari 2015

MANAJEMEN KERJA ORGANISASI DAN TATA KERJA ORGANISASI PADA UKM ES DUREN PAUL



1.  Manajemen Kerja Organisasi UKM Es Duren Pa’ul
            UKM Es Duren Pa’ul dikepalai oleh Bu Cut. Usaha ini baru dirintis sejak Januari 2013. Bu Cut bekerja hanya didampingi 1 partner/karyawan, yaitu adiknya sendiri. Bu Cut bertindak sebagai pemimpin UKM dan penjual langsung ke konsumen sedangkan adiknya mengurusi produksi. Untuk pemasaran produk, Bu Cut menggunakan mobil atau sepeda motor, bisa juga dikatakan keliling yang menetap di suatu tempat dalam beberapa waktu. Hal ini (Es Durian Keliling), menurut Bu Cut sendiri, merupakan hal baru atau pertama kali ada di Depok. Adapun tempat menetap sementara ada di Pasar Baru dan di Jalan Margonda. Untuk tempat lain biasanya jika ada Expo UKM Bu Cut akan ikut dalam even tersebut.   Adapun produk-produk yang dijual adalah es duren, pancake duren, oblang durian ketan, bubur jagung, dan bubur durian jagung. Untuk bahan selain durian, dibeli di pasar. Namun untuk durian, Bu Cut memiliki pemasok sendiri khusus dari Medan. Durian tersebut dikirim sudah dalam pak-pak dan dalam keadaan beku untuk tujuan awet. Untuk bagian keuangan diolah secara perhari oleh Bu Cut dan adiknya. 

 


Tata Kerja Organisasi UKM Es Duren Pa’ul
  2.1 Produksi
Produksi dilaksanakan oleh adik dari Bu Cut. Dilakukan mulai pukul 05.30  (hari Senin-Sabtu) atau pukul 03.00 (hari Minggu). Sebelum produksi dilakukan pembelian bahan bahan untuk membuat makanan tersebut, mulai beraktivitas pada pukul 03.00 dini hari.
Bahan - Bahan Es Durian :
- 1 liter santan segar (hasil parutan)
- 50 gram cokelat yang telah dididihkan
- 100 ml krim kental
- 600 gram daging buah durian yang dibekukan
- 1000 gram es serut
- Sirup kental yang didapat dari 300 gr dimasak dalam
   200 ml air


 
Cara Membuat Resep Es Durian :
1. Santan segar hasil perasan direbus hingga mendidih sambil diaduk-aduk. Setelah mendidih, sisihkan.
2. Coklat dilelehkan dengan meletakkan batang coklat dalam mangkok dimana mangkok berada di dalam wadah yang direbus. Hal ini bertujuan agar coklat leleh sempurna.
3. Siapkan gelas cantik yang kemudian diisi dengan durian beku.
4. Tambahkan sirup gula, santan, dan es serut di atasnya.
5. Cokelat dan krim kental tambahkan di atasnya sebagai pemanis.
6. Sajikan dingin

Bahan dasar Resep Pancake Durian :

1.        500 gram Tepung Terigu (Yang biasanya untuk kue basah dengan kadar protein yang sedang, bukan untuk menggoreng)
2.        6 kuning telur ukuran sedang
3.        1 sendok kecil garam dapur
4.        2 sendok (besar/makan) gula pasir putih
5.        Mentega sedikit untuk penambah rasa gurih 
       (dipanaskan hingga cair)
6.        1 liter susu UHT rasa Plain
                  7.        2 atau 3 buah durian Monthong ukuran sedang untuk hasil terbaik
                  8.        1 liter Whipped Cream

                 Cara Membuat Kue Pancake durian
                1.    campur 500 gram tepung terigu dengan garam dapur dan 2 sendok besar gula. Aduk secara         
                     perlahan lahan kurang lebih 1-2 menit sampai benar-benar tercampur dengan sempurna.
                2.    Berikutnya masukkan Susu UHT yang sudah dipersiapkan sedikit demi sedikit ke campuran 
                     tepung dan sambi di aduk sehingga hasil jadinya sempurna (tidak terlalu encer atau kental.
                3.    Setelah itu masukkan 6 kuning telur dan Mentega yang sudah cair ke dalam adonan tersebut. 
                     Aduk lagi secara perlahan sehingga tercampur dengan sempurna.
                4.    Panaskan wajan anti lengket/ yang berbentuk datar (tidak cekung), masukkan adonan diatas 
                     untuk membuat kulit pancake nya. Ukuran kulit sesuai selera atau sesuai uluran kue yang nanti 
                     akan di buat.
                5.    Ambil kulit pancake yang sudah jadi di langkan 4 dan olesi dengan Whippe Cream secara
                     merata. Kemudian isi dengan daging Durian Monthong yang sudah dipilih dan lipat yang rapi.
                6.   Masukkan sebentar ke lemari pendingin sampai Pancake terbentuk dengan sempurna.

Bahan-Bahan Bubur Jagung Durian :
1.        8 batang jagung manis
2.        400 mls/ 1 tin santan pekat dalam tin
3.        700 - 1000 mls air / secukupnya
4.        1 cawan gula /secukup rasa
5.        1 1/2 sd teh garam
6.        2 sb tepung jagung
                                                                      7.        1/2 cawan isi durian / lebih


                    Cara Membuat :
                 1.        Jagung dibuang kulit dan dibasuh
                 2.        Kikis isi jagung dengan pisau
                 3.        Masukkan isi jagung ke dalam periuk dan rebus bersama 600 mls air sehingga separuh 
                        empuk
                 4.        Masukkan santan dan lebihan air.
                 5.        Masukkan juga gula dan garam....kacau sebati
                 6.        Bancuh tepung jagung dengan sedikit air, kemudian tuang ke dalam periuk...kacau sebati
                 7.        Didihkan lagi sehingga jagung empuk.


            2.2  Penjualan
                             Pukul 06.30 di GDC (khusus Minggu). Jam 08.00-11.00 di Pasar Baru. 13.00-19.00
           Jalan Margonda. Penjualan biasanya menggunakan  sepeda motor atau mobil. Yang mana keduannya
           milik pribadi.
            2.3  Keuangan
                   Dari wawancara yang kita lakukan didapat hasil (perhari) :
                              Dalam satu hari Bu Cut menjual “Es Durian Pa’ul” sebanyak 60 porsi terbagi dalam 3
                   jenis, diantaranya       :

                  1.        Es durian 20 porsi
                  2.        Pancake 20 porsi
                  3.        Bubur Jagung Durian 20 porsi

      Dari 3 menu di jual Rp.12000/porsi

Rincian keuangan:
Modal                            :  @ Es durian                         = 7000 x 20 = 140000
                                          @ Pancake                           = 7000 x 20 = 140000
                                          @ Bubur jagung durian       = 7000 x 20 = 140000
                                           Total                                    =  Rp.420000
Hasil penjualan              : @ Es durian                          = 12000 x 20 = 240000
                                         @ Pancake                            = 12000 x 20 = 240000
                                         @ Bubur jagung durian        = 12000 x 20 = 240000
                                          Total                                     =  Rp.720000
Keuntungan                    : @ Es durian                          = 5000 x 20 = 100000
                                         @ Pancake                            = 5000 x 20 = 100000
                                         @ Bubur jagung durian        = 5000 x 20 = 100000
                                          Total                                     =  Rp.300000
Catatan: Rincian keuangan diatas bersifat tidak pasti tergantung banyaknya produk yang terjual.