Minggu, 05 Juni 2016

TUGAS PROPOSAL BAHASA INDONESIA



DAFTAR ISI



Halaman

Halaman Judul.......................................................................................................... i

Pernyataan Originalitas dan Publikasi.................................................................... ii

Lembar Pengesahan............................................................................................... iii

Abstrak................................................................................................................... iv

Kata Pengantar........................................................................................................ v

Daftar Isi............................................................................................................... vii

Daftar Gambar........................................................................................................ xi

Daftar Lampiran................................................................................................... xiii

BAB 1 PENDAHULUAN..................................................................................... 1

1.1      Latar Belakang Masalah................................................................... 1

1.2      Batasan Masalah............................................................................... 2

1.3      Tujuan Penulisan............................................................................... 2

1.4      Metode Penelitian............................................................................. 2

1.5      Sistematika Penulisan........................................................................ 4

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA............................................................................ 6

2.1      Sistem Operasi................................................................................. 6

2.2      Tool Pembuat Aplikasi Android...................................................... 7

2.2.1  Source Editor..................................................................................... 7

2.2.2  Design Editor.................................................................................... 8
           
            2.3      Bahasa Pemrograman HTML........................................................... 8

2.3.1  Fitur Baru HTML.............................................................................. 8

2.4      Bahasa Pemrograman Java Script..................................................... 9

2.5      Bahasa Pemrograman CSS.............................................................. 10

2.6      Struktur Navigasi........................................................................... 11



BAB 3 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI           14

3.1       Gambaran Umum Aplikasi............................................................ 14

3.2       Analisis Kebutuhan Aplikasi.......................................................... 14

3.2.1   Analisis Masalah............................................................................ 14

3.2.2   Analisis Kebutuhan Fungsional..................................................... 15

            3.4.19 Rancangan Halaman Perut............................................................. 29

3.4.20 Rancangan Halaman Helicopter Leg............................................. 30

3.4.21 Rancangan Halaman Leg Raises.................................................... 30

3.4.22 Rancangan Halaman Mountain Climber......................................... 31

3.4.23 Rancangan Halaman Spider........................................................... 31

BAB 4 PENUTUP................................................................................................ 46

4.1       Kesimpulan................................................................................... 46

4.2       Saran.............................................................................................. 46

DAFTAS PUSTAKA.......................................................................................... xiv

LAMPIRAN LISTISNG PROGRAM............................................................... L-1






BAB I

PENDAHULUAN


1.1.            Latar Belakang Masalah

Berawal  dari  ditemukannya  handphone  pertama  kali,  manusia  terus

berusaha mengembangkan handphone atau telepon seluler agar dapat memberikan manfaat yang lebih baik bagi kehidupan manusia, bukan hanya fitur-fitur pada telepon seluler saja yang berkembang pesat,namun penggunaan system operasi pada telepon seluler juga terus berkembang pesat. Android merupakan sebuah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti smartphone dan komputer tablet. Android menyediakkan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakkan oleh bermacam peranti bergerak.

Aplikasi yang dibuat akan berjalan pada telepon seluler dengan sistem operasi Android. Aplikasi ini membahas mengenai program bodybuilding dengan pola latihan calisthenics.


1.2.            Batasan Masalah

Dalam penulisan ini, akan dibuat sebuah aplikasi berbasis android yang

memberikan info mengenai pola latihan bodybuilding dengan teknik latihan
calisthenics dan nutrisi menggunakan applikasi berbasis android.


1.3.            Tujuan Penulisan

Tujuannya adalah membuat aplikasi Android Personal Trainer. Dengan

pembuatan aplikasi Android Personal Trainer yang dapat menampilkan gerakan – gerakan calisthenics, informasi jenis badan, dan nutrisi ini diharapkan orang – orang yang ingin membentuk tubuhnya


1.4.            Metode Penilitian

Metode penulisan ilmiah ini menggunakan system development life cycle

(SDLC) untuk menggunakan aplikasi. Tahap yang digunakan adalah: 1. Perencanaan

Pada tahap ini, dilakukan perencanaan pembuatan aplikasi dengan tujuan agar orang - orang yang mencoba bodybuilding dapat mempelajarai tata cara bodybuilding dengan menggunakan smartphone berbasis android.


ix

1.5  SistematikaPenulisan

Untuk mempermudah pemahaman dalam penulisan ini maka penulis akan

menjelaskan sistematika dalam penulisan ini, yaitu :

BAB I             : Pendahuluan

Bagian  ini  akan  membahas  mengenai  latar  belakang  masalah,

batasan   masalah,  tujuan  penelitian,  metode  penulisan  dan

sistematika penulisan.


BAB II           : Tinjauan Pustaka

Bagian  ini  akan  membahas  mengenai  teori  dan  materi  yang

berhubungan  dengan  pembuatan  penulisan  ilmiah  diantaranya

pembahasan mengenai android, IntelXDK, HTML5, dan CSS.


BAB III          : Perancangan dan Implementasi

Bagian ini akan membahas mengenai gambaran umum aplikasi

analisa aplikasi, pembuatan aplikasi    dimulai dengan meteode

perancangan  struktur  navigasi,  perancangan  tampilan  aplikasi,

pemrograman, dan implementasi program.


BAB IV          : Penutup

Bagian ini berisi tentang kesimpulan dari program ini dan kritik

saran dari penulis mengenai penulisan ini agar nantinya  dapat

lebih   dikembangkan  sehingga  dapat  lebih  baik  dan  lebih

bermanfaat.



BAB II

TINJAUAN PUSTAKA


2.1. Sistem Operasi

Sistem operasi adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Jenis-jenis sistem operasi diantaranya adalah MacOs, Windows, Linux, Unix, Android, Selfish, dll. Salah satu sistem operasi terkenal yang digunakan pada perangkat telepon seluler adalah Android
.
2.2. Tools Pembuat Aplikasi Android

Saat ini aplikasi Android sudah dapat dibuat dengan berbagai macam tools dengan beberapa developer yang berbeda. Beberapa macam tools pembuat aplikasi Android diantaranya adalah Appiventor, PhoneGap, Android App Maker, IntelXDK, dll. Salah satu tools pembuat aplikasi Android yang mudah digunakan dan gratis adalah IntelXDK.

Pada link https://software.intel.com/en-us/intel-xdk, [4, 2015] Intel® XDK merupakan solusi cross platform HTML 5 yang memungkinkan pengguna untuk menulis web dan aplikasi hybrid, dan menyebar untuk bisa digunakan di berbagai toko aplikasi.
2.2.1. Source Editor

Source Editor merupakkan tempat atau lembar kerja untuk menulis kode

program.  Pada  bagian  ini  dapat  dituliskan  kode  program  dalam  HTML  5.
Keuntungan bagi pengguna Intel® XDK adalah terdapat bantuan pada penulisan
kode pemrograman sehingga memudahkan dan memperkecil kesalahan penulisan kode.

2.2.2. Design Editor

Intel® XDK menyediakan lembar kerja penyuntingan model dimana pengguna dapa dengan mudah mendesain aplikasi yang akan dibuat dengan cara drag dan drop.
2.3. Bahasa Pemrograman HTML 5

Menurut Edy Winarto,[1, 2015] Hypertext Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa untuk menampilkan konten di web. HTML sendiri adalah bahasa pemrograman yang bebas yang artinya tidak dimiliki oleh siapa pun, pengembangannya dilakukan oleh banyak orang di banyak Negara dan bias dikatakan sebagai sebuah bahasa yang dikembangkan bersama-sama secara global

2.3.1. Fitur Baru HTML5

Ada banyak keunggulan HTML5 dibandingkan dengan versi sebelumnya anta lain :

1.3.            Aksesibilitas : HTML5 memudahkan kita membuat situs lebih aksesibel.

1.4.            Dukungan video dan audio.


1.4.  Bahasa Pemrograman Java Script

Menurut Madcoms,[2, 2015], Javascript adalah bahasa pemrograman yang berjalan pada web browser (sebagai client server programming) dan digunakan untuk menyediakan akses script untuk objek yang dimasukkan di aplikasi lain. Javascript merupakan nama implementasi dari Netscpae Communication Corporation untuk ECMAScript standard, yaitu suatu bahasa script yang didasarkan pada konsep pemrograman berbasis prototype.

2.5. Bahasa Pemrograman CSS

Menurut   Edy  Winarto,[1,  2015],  CSS  merupakan  singkatan  dari

Cascading Style Sheets. CSS berfungsi mendefinisikan bagaimana elemen HTML ditampilkan. Style sendiri mulai diperkenalkan sejak versi HTML 4.0 untuk menentukan gaya dokumen.

Style sheet eksternal bias menghemat banyak waktu. Style sheet eksternal diletakkan di file tersendiri yang memiliki ekstensi .css. CSS sangat penting dikarenakan pada awalnya HTML tidak pernah diniatkan untuk berisi tag untuk pemformatan dokumen, HTML hanya diniatkan untuk mendefinisikan konten dokumen saja.

2.6. Struktur Navigasi

Struktur navigasi adalah struktur atau alur dari suatu program. Menentukan struktur navigasi merupakan hal yang sebaiknya dilakukan sebelum membuat suatu aplikasi, karena hal itu menentukan sekaligus menjadi patokan dalam membuat aplikasi.



BAB III

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI



Dalam bab ini akan dibahas secara detail mengenai analisa aplikasi, perancangan aplikasi, mulai dari rancangan struktur navigasi, langkah – langkah pembuatan aplikasi, tampilan aplikasi, dan ujicoba aplikasi.


3.1. Gambaran Umum Aplikasi

Aplikasi Android Personal Trainer adalah aplikasi yang dibuat untuk teleposon seluler berbasis android yang mampu menampilkan gerakan-gerakan latihan calisthenics, informasi dan gambar mengenai jenis badan, dan informasi mengenai nutrisi untuk pembentukan badan. Sehingga aplikasi ini dapat berfungsi sebagai pengganti personal trainer.

.2. Analisis Kebutuhan Aplikasi

Tahap ini menganalisis kebutuhan apa saja yang diperlukan dalam pembuatan aplikasi Android Personal Trainer baik analisis masalah, analasisi fungsional maupun non-fungsional serta kebutuhan perangkat.


3.2.1. Analisis Masalah

Aplikasi ini dapat membantu orang – orang yang mencoba untuk membentuk badannya agar lebih ideal, masalah yang kerap ditemukan untuk orang yang membentuk badannya yaitu biaya membership gym dan jasa personal trainer yang cukup mahal.

3.2.2. Analisis Kebutuhan Fungsional

Aplikasi Android Personal Trainer ini dibuat memiliki kemampuan sebagai berikut :

·         Mampu menampilkan gambar bergerak (GIF), gambar tersebut merupakan gerakan latihan pembentukan badan dengan metode calisthenics.

·         Menampilkan informasi mengenai masing-masing gerakan, informasi mengenai jenis badan, dan informasi mengenai nutrisi untuk pembentukan badan.


3.2.3. Analisis Kebutuhan Non Fungsional

Agar aplikasi dapat berjalan sesuai tujuan awal pembuatan maka perlu

didukung lingkungan operasi sebagai berikut :

·         Perangkat smartphone

Dibutuhkan smartphone berbasis android dengan minimal versi android

·         Sarana transfer data aplikasi

Sarana pembantu untuk memindahkan data aplikasi berupa bluetooth adapter, card reader, dan connectivity adapter cable.


3.2.4. Analisis Kebutuhan Perangkat

Tahap ini menganalisa kebutuhan perangkat apa saja yang digunakan untuk membuat aplikasi Android Personal Trainer. Analisis kebutuhan perangkat dibagi menjadi analisis kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak.
1.5.              Kebutuhan Perangkat Lunak

            Operating system Microsoft Windows 7

            IntelXDK


3.3. Rancangan Aplikasi

Tahap ini merupakan tahap merancang struktur navigasi program, storyboard dan rancangan tampilan aplikasi. Rancangan struktur navigasi befungsi untuk menggambarkan dengan jelas hubungan dan rantai kerja aplikasi. Rancangan tampilan aplikasi menggambarkan keterkaitan setiap halaman dan juga menjelaskan arah komunikasinya. Rancangan tampilan ini dibuat dengan rancangan yang mudah digunakan oleh pengguna.


3.3.1. Struktur Navigasi

Struktur navigasi memberi kemudahan menganalisa keteraktifan seluruh objek dan bagaimana pengaruh keinteraktifannya terhadap pengguna. Struktur navigasi yang digunakan pada aplikasi ini adalah struktur navigasi campuran, yaitu pengguna dapat dengan bebas menelusuri program, tetapi pada bagian tertentu gerakan dibatasi secara hirarki ataupun linier.

Pada saat pertama kali aplikasi ini dijalankan akan menampilkan halaman splash lalu secara otomatis akan ke menu utama. Di menu utama terdapat beberapa pilihan menu yaitu jenis badan, latihan, dan nutrisi, serta beberapa pilihan menu pelengkap mengenai informasi pembuat, informasi aplikasi, dan tombol keluar. Dari masing – masing pilihan menu pada halaman utama akan dilanjutkan ke halaman berikutnya sesuai dengan pilihan pengguna, contohnya jika pengguna memilih jenis badan maka akan keluar halaman baru dengan pilihan menu ectomorph, mesomorph, dan endomorph, serta pilihan menu footer untuk kembali langsung ke menu utama atau keluar aplikasi secara langsung. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat bentuk struktur navigasi pada aplikasi Android Personal Trainer.

3.4. Rancangan Tampilan Aplikasi

Rancangan tampilan aplikasi ini terdiri dari rancangan halaman splash yang berisi logo dari aplikasi, lalu secara otomatis ke halaman menu utama, di halaman utama akan ada pilihan menu utama seperti jenis badan, latihan, dan nutrisi serta menu pelengkap seperti info pembuat, info aplikasi, dan tombol keluar.

Pada halaman latihan akan ada pilihan dada, punggung, bahu, perut, lengan, kaki. Selanjutnya masing-masing halaman itu akan memiliki beberapa pilihan latihan.

3.4.1. Rancangan Halaman Splash

Halaman ini akan menampilkan logo dari aplikasi pada saat awal aplikasi dibuka, dan akan secara otomatis melanjutkan ke halaman menu utama.





Logo

Aplikasi












Gambar 3.3. Rancangan Halaman Splash


3.4.19.  Rancangan Halaman Perut

Pada halaman ini akan ditampilkan lima pilihan menu latihan perut yaitu

helicopter leg, leg raises, mountain climber, spider, dan plank. Pada halaman ini juga akan terdapat tombol footer yaitu tombol menu utama dan keluar.
Android Personal Trainer

Helicopt

Leg

Mountai
er leg

raises

n climber










Spider

Plank









Menu Utama
Keluar








Gambar 3.21. Rancangan Halaman Perut








3.4.20.  Rancangan Halaman Helicopter Leg

Pada halaman ini akan ditampilkan informasi mengenai gerakan helicopter

leg, dan juga terdapat tombol footer  yaitu tombol menu utama dan tombol keluar.

Android Personal Trainer


Gambar





Informasi mengenai helicopter leg




Menu Utama
Keluar






Gambar 3.22. Rancangan Halaman Helicopter Leg


3.4.21.  Rancangan Halaman Leg Raises

Pada halaman ini akan ditampilkan informasi mengenai gerakan leg raises

dan juga terdapat tombol footer yaitu tombol menu utama dan tombol keluar. Android Personal Trainer
Gambar





Informasi mengenai helicopter leg



Menu Utama
Keluar








Gambar 3.23. Rancangan Halaman Leg Raises








3.4.22.  Rancangan Halaman Mountain Climber

Pada halaman ini akan ditampilkan informasi mengenai gerakan mountain

climber dan juga terdapat tombol footer  yaitu tombol menu utama dan tombol

keluar.
Android Personal Trainer


Gambar





Informasi mengenai mountain climber



Menu Utama
Keluar




Gambar 3.24. Rancangan Halaman Mountain Climber


3.4.23.  Rancangan Halaman Spider

Pada halaman ini akan ditampilkan informasi mengenai gerakan spider

dan juga terdapat tombol footer  yaitu tombol menu utama dan tombol keluar.


Android Personal Trainer


Gambar





Informasi mengenai spider



Menu Utama
Keluar







Gambar 3.25. Rancagan Halaman Spider



BAB IV

PENUTUP

4.1. Kesimpulan

Dengan telah dibuatnya aplikasi ini diharapkan dapat membantu orang – orang yang hendak membentuk tubuhnya menjadi lebih proporsional dapat terbantu, sehingga orang – orang yang kesulitan untuk membayar biaya membership gym yang mahal hanya perlu menggunakan aplikasi ini saja.

Desain pada aplikasi ini dibuat dengan se-sederhana mungkin agar memudahkan pengguna ketika sedang menggunakan aplikasi.


4.2. Saran

Gerakan latihan yang tersedia pada aplikasi ini masih dapat ditambah jumlahnya sehingga pengguna dapat mengetahui lebih banyak lagi gerakan latihan.

Untuk kedepannya aplikasi ini dapat ditambahkan beberapa kategori gerakan yang cocok untuk pemula dan yang sudah mahir, serta untuk pria maupun wanita.




DAFTAR PUSTAKA



1.2.            Edy Winarto, Ali Zaki. 2015. Desain Web Responsif dengan HTML5 dan CSS3. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.


1.3.            Madcoms. 2012. JavaScript untuk Membangun Website Profesional.

Yogyakarta: Penerbit Andi.


1.4.            Nazruddin Safaat H. 2011. Android Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC Berbasis Android. Informatika: Bandung.

Minggu, 17 April 2016

RESENSI NOVEL SANG PEMIMPI



Judul              : Sang Pemimpi
Penulis           : Andrea Hirata
Jenis Buku     : Fiksi
Penerbit        : Bentang
Cetakan I       : Juli 2006
Tebal              : X +292 halaman


Sang Pemimpi adalah buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Buku ini menceritakan kisah kehidupannya di Pulau belitong yang dililit kemiskinan. Namun ada tiga remaja SMA Bukan Main yang bermimpi untuk melanjutkan sekolah hingga ke Perancis menjelajah Eropa hingga ke Afrika. Ikal, Arai dan Jimbron, mereka adalah para pemimpi-pemimpi itu.
Pada bab pertama buku ini, Andrea menceritakan bahwa dirinya yang dipanggil Ikal dan kedua temannya, Arai dan Jimbron adalah tiga remaja yang begitu nakalnya sehingga mereka sangat dibenci oleh Pak Mustar, tokoh antagonis dalam buku ini, yaitu seorang Wakil Kepala SMA Bukan Main itu sendiri. Namun beda halnya dengan sang Kepala Sekolah, Pak Balia adalah cermin guru teladan. Pak Balia lah yang telah memberikan mimpi-mimpi kepada murid-muridnya terutama kepada Ikal, Arai dan Jimbron. “ Jelajahi kemegahan Eropa sampai ke Afrika yang eksotis. Temukan berliannya budaya sampai ke Perancis. Langkahkan kakimu di atas altar suci almamater terhebat tiada tara: Sorbonne. Ikuti jejak-jejak Satre, Louis Pasteur, Montesquieu, Voltaire. Di sanalah orang belajar science, sastra, dan seni hingga merubah peradaban…”, itulah kata-kata yang sering diucapkan Pak Balia. Pak Balia juga orang yang tegas, hal ini dibuktikan ketika beliau mandapat Pak Mustar yang menginginkan anaknya dengan NEM 41,75 untuk masuk ke SMA itu, padahal NEM minimal untuk diterimanya seorang siswa harus 42. Padahal tanpa Pak Mustar, SMA ini tidak akan ada.
Namun pada bab-bab berikutnya pembaca akan melihat potongan-potongan kisah yang seperti berdiri sendiri, sehingga seolah-olah Andrea hanya membuat cerpen-cerpen dalam satu buku. Tapi sebenarnya pada setiap bab, mulai awal hingga akhir, memiliki hubungan yang sangat erat. Seperti mozaik-mozaik dalam kehidupan.
Menurut buku ini, Arai adalah anak yang menurut orang melayu disebut simpai keramat, yaitu keturunan terakhir dari suatu klan karena orang tua Arai sudah meninggal. Arai mulai diasuh keluarga Ikal yang karena memang masih punya hubungan darah yang cukup jauh. Ketika itu dia masih seusia Ikal yaitu kelas 3 SD di suatu sore yang mengiriskan hati. Bagaimana tidak, usia semuda itu sudah menerima nasib setragis itu, apalagi dia menerimanya dengan tabah. Sampai-sampai Ikal dan ayahnya tidak kuat menahan tangis, malahan Ikal yang seharusnya menghibur Arai malah dihibur oleh Arai.
Arai menurut Ikal adalah anak yang memiliki karisma apalagi di matanya, mungkin itu sebagai kompensasi karena nasibnya. Ia juga memiliki hati yang lembut, suka menolong tanpa banyak bicara, sering memberi kejutan, idenya selalu nyeleneh, dia  adalah seniman sehari-hari tapi ia tak begitu rupawan tapi dia memiliki otak yang cerdas dan selalu ingin tahu. Arai juga sering menolong Ikal dan selalu membesarkan hatinya. Pernah dulu Ikal memakai model rambut belah tengahnya Koes Plus dengan sangat konyol dan ditertawakan oleh abang-abangnya, tapi Arai tetap membelanya. Bahkan Arai pernah memarahinya karenan kesalahan Ikal sendiri. “Kita takkan pernah mendahului nasib!”, “Tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati…”, itulah kata-kata yang diucapkannya kepada Ikal saat Ikal berhenti untuk bermimpi dan bercita-cita sehingga nilainya merosot jauh.
Nasib Jimbron nyaris sama dengan Arai, malah lebih memprihatinkan. Menurut Ikal, siapa saja yang melihat Jimbron akan merasa ingin melindunginya, apalagi tahu jika ia gagap dalam berbicara. Tapi yang paling tragis dari kisah Jimbron adalah ketika ia masih kecil. Pada saat itu, beberapa waktu setelah ibunya meninggal, Jimbron di bonceng ayahnya menggunakan sepeda. Di tengah jalan ayahnya tiba-tiba terkena serangan jantung. Jimbron yang masih sangat kecil itu kebingungan mencari pertolongan dan akhirnya diboncengnya sendiri ayahnya yang sekarat itu ke puskesmas terdekat. Tapi beberapa saat setelah tiba di Puskesmas, ayahnya meninggal. Mulai saat itulah Jimbron gagap dalam berbicara.
Novel yang disajikan dengan bahasa yang cantik ini mampu menyihir pembaca sehingga pembaca bias ikut merasakan kebahagiaan, semangat keputusasaan dan kesedihan. Tapi selain itu buku ini memiliki lelucon-lelucon yang tidak biasa, cerdas dan pasti akan membuat pembaca tertawa. Dengan membaca buku ini Anda akan mengetahui bahwa Andrea Hirata memiliki pribadi yang cerdas dalam mengolah kata-kata dan memiliki wawasan yang sangat luas.
Meskipun disebut sebagai buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi, tapi di buku ini nyaris tidak ada hubungannya dengan buku yang pertama, Laskar Pelangi. Tapi Sang Pemimpi hanya menyebutkan kata Laskar Pelangi hanya sekali disebut. Dan keponakan yang Ikal biayai saat di Jawa juga tidak disebut sama sekali dalam buku ini, padahal di Novel sebelumnya telah diceritakan dengan jelas.
Tapi dengan mengesampingkan beberapa kekurangan tadi, novel ini benar-benar buku yang sangat dibutuhkan oleh remaja negeri ini. Karena buku ini memberi motivasi, member mimpi pada anak-anak yang patah semangat untuk sekolah dan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu buku ini juga mengajarkan tentang ketidakmungkinan yang bisa diwujudkan dengan kerja keras.


                                                    Unsur Intrinsik
·         Tema
Tema yang tersirat dalam novel Sang Pemimpi ini tak lain adalah “persahabatan dan perjuangan dalam mengarungi kehidupan serta kepercayaan terhadap kekuatan sebuah mimpi atau pengharapan”. Hal itu dapat dibuktikan dari penceritaan per kalimatnya dimana penulis berusaha menggambarkan begitu besarnya kekuatan mimpi sehingga dapat membawa seseorang menerjang kerasnya kehidupan dan batas kemustahilan.

·         Latar
Dalam novel ini disebutkan latarmya yaitu di Pulau Magai Balitong, los pasar dan dermaga pelabuhan, di gedung bioskop, di sekolah SMA Negeri Bukan Main, terminal Bogor, dan Pulau Kalimantan. Waktu yang digunakan pagi, siang, sore, dan malam. Latar nuansanya lebih berbau melayu dan gejolak remaja yang diselimuti impian-impian.

·         Penokohan dan Perwatakan
Ikal : baik hati, optimistis, pantang menyerah, penyuka Bang Rhoma Irama : pintar, penuh inspirasi/ide baru, gigih, rajin, pantang menyerah Jimbron : polos, gagap bicara, baik, sangat antusias padakuda
Pak Balia : baik, bijaksana, pintar Pak Mustar : galak, pemarah, berjiwa keras
Ibu Ikal: baik, penuh kasih sayang Ayah Ikal : pendiam, sabar, penuh kasih sayang, bijaksana Dan tokoh lain Mahader, A Kiun, Pak Cik Basman, Taikong Hanim, Capo, Bang Zaitun, Pendeta Geovanny, Mak cik dan Laksmi adalah tokoh pendukung dalam novel ini.

 Alur
Dalam novel ini menggunakan alur gabungan (alur maju dan mundur). Alur maju ketika pengarang menceritakan dari mulai kecil sampai dewasa dan alur mundur ketika menceritakan peristiwa waktu kecil pada saat sekarang/dewasa.

 Gaya bahasa
Gaya penceritaan novel ini sangat sempurna. Yaitu kecerdasan kata-kata dan kelembutan bahasa puitis berpadu tanpa ada unsur repetitif yang membosankan. Setiap katanya mengandung kekayaan bahasa sekaligus makna apik dibalik tiap-tiap katanya. Selain itu, Novel ini ditulis dengan gaya realis bertabur metafora, penyampaian cerita yang cerdas dan menyentuh, penuh inspirasi dan imajinasi. Komikal dan banyak mengandung letupan intelegensi yang kuat sehingga pembaca tanpa disadari masuk dalam kisah dan karakter-karakter yang ada dalam novel Sang Pemimpi.
Amanat
Amanat yang disampaikan dalam Sang Pemimpi ini adalah jangan berhenti bermimpi. Hal itu sangat jelas pada tiap-tiap subbabnya. Yang pada prinsipnya manusia tidak akan pernah bisa untuk lepas dari sebuah mimpi dan keinginan besar dalam hidupnya. Hal itu secara jelas digambarkan penulis dalam novel ini dengan maksud memberikan titik terang kepada manusia yang mempunyai mimpi besar namun terganjal oleh segala keterbatasan.
·       Sudut Pandang
Sudut pandang novel ini yaitu “orang pertama” (akuan). Dimana penulis memposisikan dirinya sebagai tokoh Ikal dalam cerita.

Kelebihan dan Kelemahan

1) Kelebihan

Banyak kelebihan-kelebihan yang didapatkan dalam novel ini. Mulai dari segi kekayaan bahasa hingga kekuatan alur yang mengajak pembaca masuk dalam cerita hingga merasakan tiap latar yang terdeskripsikan secara sempurna. Hal ini tak lepas dari kecerdasan penulis memainkan imajinasi berfikir yang dituangkan dengan bahasa-bahasa intelektual yang berkelas. Penulis juga menjelaskan tiap detail latar yang mem-background-i adegan demi adegan, sehingga pembaca selalu menantikan dan menerka-nerka setiap hal yang akan terjadi. Selain itu, kelebihan lain daripada novel ini yaitu kepandaian Andrea dalam mengeksplorasi karakter-karakter sehingga kesuksesan pembawaan yang melekat dalam karakter tersebut begitu kuat.

2) Kelemahan

Pada dasarnya novel ini hampir tiada kelemahan. Hal itu disebabkan karena penulis dengan cerdas dan baik menggambarkan keruntutan alur, deskripsi setting, dan eksplorasi kekuatan karakter. Baik ditinjau dari segi kebahasaan hingga sensasi yang dirasakan pembaca sepanjang cerita, novel ini dinilai cukup untuk mengobati keinginan pembaca yang haus akan novel yang bermutu

Kesimpulan
Dari novel yang di buat oleh Andre Hirata ini, saya dapat mengambil beberapa pelajaran hidup yang penting, salah satunya kita harus benar-benar menghargai hidup, menghargai semua pemberian Tuhan, tidak pantang menyerah bila menginginkan sesuatu, dan tidak ada yang tidak mungkin asalkan kita mau dan berusaha. Dan satu lagi, pintar tidak menjamin kita untuk selalu sukses, seperti cerita pada tokoh lintang, dia anak yang pintar, namun diakhir cerita dia menjadi seorang supir truk.Disni saya dapat mengambil kesimpulan,bahwa kehidupan manusia sudah ada yang mengaturnya, yaitu Tuhan.semua yang kita kerjakan tidak lepas dari campur tangan Tuhan.